Apa itu PatraNiaga Mobile Token?

PatraNiaga Mobile Token adalah aplikasi autentifikasi multi faktor (MFA) berbasis seluler yang dikembangkan untuk meningkatkan keamanan saat mengakses Aplikasi Pertamina PatraNiaga. Dengan menghasilkan kata sandi satu kali berbasis waktu (OTP) yang bersifat dinamis, aplikasi ini menambahkan langkah verifikasi tambahan di luar kredensial login standar. Hal ini mengurangi risiko akses tidak sah dan memastikan kepatuhan terhadap standar keamanan tingkat enterprise.

Dirancang untuk digunakan di seluruh ekosistem digital Pertamina PatraNiaga, aplikasi ini menawarkan pengalaman autentikasi yang cepat dan mulus dengan tetap menjaga protokol keamanan yang ketat, menjadikannya alat penting untuk mendukung operasi digital yang aman.

Cara Menggunakan

Alternate Text
LANGKAH 1
Unduh Aplikasi

Install aplikasi melalui App Store atau Google Play.

Alternate Text
LANGKAH 2
Aktivasi Akun

Login atau registrasi untuk membuat akun baru. Selesaikan proses verifikasi akun melalui tautan atau kode yang dikirimkan ke email Anda.

Alternate Text
LANGKAH 3
Generate OTP

Pilih aplikasi yang akan digunakan untuk sumber pembuatan kode OTP.

Alternate Text
LANGKAH 4
Masukkan kode OTP

Masukkan kode OTP yang telah dihasilkan sesuai aplikasi atau layanan yang dipilih.

Alternate Text
LANGKAH 5
Akses Aman

Akses aman diberikan ke Aplikasi Pertamina PatraNiaga.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Tidak, hanya dapat login di satu seluler. Jika ingin berpindah diharuskan logout terlebih dahulu.

Anda dapat menghubungi Pertamina setempat untuk melakukan pengaturan ulang.

Pastikan email yang digunakan pada aplikasi Pertamina PatraNiaga, sesuai dengan email yang di daftarkan pada aplikasi PatraNiaga Mobile Token.

Anda dapat melakukan reset PIN, dengan menginputkan email terlebih dahulu kemudian periksa email untuk proses selanjutnya.

Anda dapat menghubungi Pertamina PatraNiaga setempat.

Tersedia untuk Android & iOS

PatraNiaga Mobile Token kini tersedia untuk diunduh di platform Android dan iOS. Instal aplikasi tersebut untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor yang aman bagi sistem internal dan layanan digital.